Social Icons

Pages

Monday, December 10, 2007

Mencegah Virus Masuk Komputer Tanpa AntiVirus

Mencegah Virus Masuk Komputer Tanpa AntiVirus

Assww. Sebenarnya aku mau postingin materi liqo sabtu lalu, tapi tiba – tiba “SLEEPING CHILD” (Flash Diskku) Ketempelan virus yang ngganti folder jadi .exe, terus punya temanku kena vius yang pake autorun, untunglah pas dicolokin ke “MyHoney”(Komputerku) aku dah matiin autorunnya. Selamat deh, “my honey”. Alhamdulillah! Buat postingan liqo, minggu depan aja kali ya? Hehehe!
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Rasanya seperti makan buah simalakama mungkin kalau ada temen yang pinjam Flash Disk. Apalagi kalau mau buat ngetik di rentalan. Hiiiiii ngeriii... bisa dibayangin berapa banyak virus dengan berbagai macam variant hinggap di flash disk kita. Bisa dibayangkan khan gimana jadinya komputer kita kalau komputer kita nggak rajin diupdate antivirusnya (mugkin ga sempet :P)? Pol-pole jadi komputer jangkrik (kok kaya komputer di ruang osis ya?, semoga komputer kaya gitu hanya ada di ruang osis), paling parah install ulang. Virus biasanya mulai meginfeksi dirinya dengan berbagai macam cara. Begini tips agar virus tidak mudah masuk komputer kita seperti membalik telapak tangan (sok puitis cing):
Easy points to path our computer from threats without antivirus
1. Make sure that it's really a folder!
Jangan mudah percaya dengan folder, karena belum tentu yang kamu anggap folder adalah sebuah folder. Biasanya ada virus yang merubah folder – folder (sebenarnya tidak merubah, hanya mengganti) menjadi sebuah applikasi dengan nama sama dengan folder yang asli dan folder yang asli have been hidden alias udah disembunyikan oleh virus tersebut. Virus menggunakan iconnya sendiri, yaitu berupa icon folder pada umumnya berupa segi empat berwarna kuning. Kalau kamu membuka explorer secara maximize, akan terlihat jelas kalau folder tipuan tersebut resolusinya pecah. Yang lebih jelas lagi, kalau kamu menggunakan VTP atau Theme Vista atau sejenisnya yang memodifkasi folder menjadi style beraneka bentuk, folder tipuan akan telihat jelas banget. Karena folder tipuan tidak bisa mengikuti style theme tersebut. (saran buat yang bikin virus: besok kalu buat virus lagi, kasih resolusi icon yang gede dan iconnya bisa menyesuaikan dengan theme yang digunakan, :D). Kembali ke laptop!(nganah dewek), Dan ketika kamu mengclick folder tipuan tersebut, eng ing eng!! berarti secara tidak langsung kamu telah meng execute virus tersebut dan menjalankannya di dalam komputer kita. Alias komputer has been infected! Dan jangan panik, file asli hanya di sembunyikan oleh virus tersebut. Untuk mengembalikan, buang attribut H (hidden) atau SHR (super hidden-read only) melalui command promp. Caranya, misal FD ada pada drive J, masuk drive J dengan command J:, Ex: C:\Documents and Settings\raden patah>J: lalu command untuk menampilkan semua file beserta attributnya adalah attrib. Ex: J:\>attrib. Lalu untuk menghilangkan attribut SHR adalah dengan command: attrib nama file-s-h-r. Ex: J:\>attrib autorun.inf -s -h -r. Untuk attribut SH, H, R tinggal ganti hurufnya. Dan untuk memberi attribut, ganti tanda min (-) menjadi plus (+).
2. Don't hide extension for known file types!
Dengan menampilkan extensi, kita jadi tahu mana yang folder bohongan dan mana yang folder beneran. Nggak lucu kan, kalo ada folder tapi extensinya .exe?
3. Biasakan lihat sesuatu secara detail
Dengan melihat isi sebuah flash disk in details (pada option views), kita otomatis jadi tahu ukuran sekaligus type suatu data. Virus biasanya bertipe file application. Dan dengan ukuran sama satu dengan yang lainnya.
4. Show hidden files and folders
Ini akan memudahkan dalam melihat file virus yang tersembunyi dan file kita yang disembunyikan oleh virus.
5. Kill Autorun
Beberapa jenis virus biasanya memanfaatkan autorun dan autoplay sebagai modus awal untuk menginfeksi dan menggandakan dirinya. Yaitu melalui file autorun.inf dengan command [autorun]open=namafilevirus.exe. Dan file tersebut akan tereksekusi ketika flash disk dimasukkan ke dalam komputer kita dalam keadaan komputer autorunnya aktif. Nah, untuk menonaktifkan, begini caranya:

ü Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK

ü Cari Lokasi :
“KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”
ü Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun

ü Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai
67108863
ü Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”
ü Restart Komputer

Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis melakukan autorun seenaknya sendiri. Sekian, semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum.

Nb: - Cara – cara diatas hanya untuk mengurangi serangan virus. Yang lebih ampuh, pake antivirus terus rajin- rajinlah untuk mengupdatenya.
- Antivirus dan cara – cara tadi hanya beberapa cara untuk mengurangi serangan virus. Jangan harap akan mengamankan komputer kamu 100%. Karena di dunia ini tidak ada komputer yang aman 100%, kecuali kamu menguburnya sedalam >10 meter di dalam tanah dan kamu matikan. :)).
- Kalau ada yang tidak sesuai prosedur, mohon maaf, karena saya juga masih belajar. Kalo ada kritik & saran yang membangun, kirim saja ke: de.sleepingchild@gmail.com.


Refferensi: http://ebsoft.web.id




No comments: